Kamis, 16 Februari 2012

...

oleh Faez Resha pada 19 Februari 2011 pukul 13:02 ·

Kami tahu, kalian para wanita sungguh sebenarnya menghargai usaha yang kami lakukan. Dan yang kalian harus tahu, kami selalu bersungguh-sungguh untuk orang yang kami sayangi! Hanya saja kami butuh kalian tersenyum ketika kami merasa lelah, hampir putus asa, dan sungguh kami akan kembali mengerjakan itu untuk kalian. Semua hanya karena kalian…

Dan ya! Kami pun tahu bahwa ketika kalian hanya diam dan memperlihatkan bahwa kalian bosan, kalian ingin kami tetap sabar. Tapi kami tidak mau terlihat tidak bisa mengerti kalian dengan mengajukan pertanyaan “Jadi maunya gimana?” Kami akan diam sesaat, dan berpikir apa yang bisa membuat senyum kalian kembali lagi? Karena senyum kalian yang menghidupkan hidup kami. Sungguh! Semua hanya karena kalian…

Kami sebenarnya pun tahu bahwa kalian senang jika kami menulis kata-kata romantis seperti di film-film Korea yang kalian tonton. Kalian berangan-angan bahwa hal yang terjadi di film itu terjadi dalam kehidupan kalian? (ya kan?). Tapi justru karena kalian sering mengangan-angankan hal itu, kami tidak melakukan itu untuk kalian, kami berpikir keras, memutar otak menyiapkan kejutan yang bahkan tidak terpikir di angan-angan kalian, untuk melihat kalian tersenyum. Sungguh, semua hanya karena kalian…

Kami pun tahu, kalian menerima kami di samping kalian bukan semata-mata kami tampan. Ketika kalian mengidolakan seseorang yang tampan maka kami akan memasang tampang tidak peduli, dan mencoba mengalihkan pembicaraan. Bukan kami tidak peduli, sebenarnya kami cukup muak dengan cara kalian menyanjung lelaki yang bahkan mengenal kalian saja tidak. Tapi kami harus menjadi pemimpin yang baik untuk kalian dan menjadikan kami bersikap lebih bijaksana di depan kalian. Sungguh, semua itu hanya karena kalian…

Kami cukup mengerti bahwa kalian menghargai setiap usaha yang kami lakukan untuk membantu kalian mengerjakan tugas kalian. Ketika kalian mengatakan dalam kesulitan, sungguh kami akan berusaha sebisa kami untuk membantu kalian. Dan ketika kami datang kerumah kalian dengan makanan, tanpa tugas yang kalian butuhkan, artinya kami tidak mendapatkan apa yang kalian cari. Dan yang ada dipikiran kami saat itu hanyalah bahwa usaha terakhir yang dapat kami lakukan hanya menemani kalian hingga tugas itu selesai, meyakinkan bahwa kalian tidak lupa untuk mengisi perut kalian, kami sungguh khawatir pada kesehatan kalian …. Sungguh, semua itu hanya karena kalian…

Kami pun tahu kalian menilai kami minus ketika tau kami merokok, dan ketika itu juga kami berusaha menghilangkan kebiasaan kami. Ketika kami tidak berhasil, maka kami akan berusaha menguranginya, menghilangkan kebiasaan itu sedikit demi sedikit. Namun ketika tidak berhasil juga maka kami tidak akan merokok di depan kalian. Namun, ketika kalian trus menekan kami, maka dengan sangat terpaksa kami akan berbohong pada kalian, walaupun kami tau hal itu salah, namun itu kami lakukan hanya untuk membuat kalian nyaman di samping kami. Sungguh, semua itu hanya karena kalian …

Kami tahu, kalian kesal ketika kami tidak mempedulikan kalian hanya untuk bermain game bersama teman-teman kami. Tapi ketika itu, ketika ada sedikit waktu, kami mencari handphone kami dan menanyakan kabar kalian, karena kami ingin mengetahui kabar kalian. Dan tahukah kalian, sebelum kami bermain game itu, kami membicarakan pasangan kami masing-masing, membanggakan bahwa kami memiliki pasangan terbaik di dunia atau membicarakan masalah-masalah yang timbul pada hubungan kami, dan masing-masing akan memberikan sarannya untuk menyelesaikan masalah kita. Itu kami lakukan hanya karena kami ingin mendengarkan pendapat orang yang dekat dengan kami mengenai keputusan yang akan kami buat. Kadang memang kami mematikan handphone kami, namun ketika kami mengetahui kalian menelpon atau membaca sms dari kalian, maka kami akan meletakkan game itu dan berlari ke pojok kamar menelepon kalian. Tidak peduli teman-teman kami bersorak sorak menggoda kami. Sungguh, semua itu hanya karena kalian …

Kami pun sadar, kami bukan bayi yang harus kalian ingatkan untuk sembahyang, atau makan. Kadang kami akan bersikap tak peduli. Namun ketika kami membaca sms kalian atau mendengarkan suara kalian ketika mengingatkan kami untuk makan, maka pada saat itu kami pasti tersenyum dan berterima kasih (walaupun tidak kami ucapkan), dan ketika kami membalas dengan kata-kata “Iya, kamu juga ya..”, maka kami benar-benar tulus mengatakannya …. Sungguh, semua itu hanya karena kalian …

Ketika kami cuek pada kalian, maka pada saat yang sama kami sedang menyiapkan kejutan untuk kalian. Dan ketika kami memberikan barang milik kami pada kalian waktu mengantarkan kalian hingga pintu dan pamit pada orangtua kalian, maka kalian harus tahu bahwa barang itu adalah barang yang berharga untuk kami. (Walaupun barang itu terlihat biasa untuk kalian) tolong tersenyumlah untuk kami, karena senyum itu yang menghidupkan hidup kami! Sungguh, semua itu hanya karena kalian …

Dan ketika kalian bersedih, lalu kami melakukan hal-hal konyol, melontarkan lelucon-lelucon yang mungkin tidak lucu, maka kami sungguh tidak bermaksud memperkeruh suasana. Kami ingin melihat kalian kembali tersenyum. Hanya itu. Dan ketika kalian melihat kami dengan pandangan tidak suka, maka ketika itu kami sungguh merasa bersalah. Jalan terakhir yang akan kami lakukan adalah meminta maaf, berharap itu dapat sedikit mengurangi beban kalian. Sungguh, semua itu hanya karena kalian …

Sejujurnya kami tidak menyukai pujaan hati kami menangis. Sungguh itu membuat kami bingung setengah mati! Maka tolong jangan salahkan kami, ketika kami meminta kalian berhenti menangis. Namun kami pasti akan mendengarkan apa yang kalian ucapkan dalam tangis kalian, dan percayalah, kami akan tetap di samping kalian walaupun kalian menangis hingga tertidur di depan kami. Maka, kami akan membawa kalian masuk ke rumah dan pamit pulang pada ayah ibu kalian. Dan tunggulah, maka kami akan menelepon kalian keesokan harinya untuk menanyakan kabar kalian atau datang ke rumah membawakan coklat untuk melihat senyum kalian lagi. Sungguh, itu hanya karena kalian …

Bagi kami, kalian tetap yang tercantik! Ketika kalian bertanya mengenai berat badan kalian yang naik atau baju kalian yang mulai tidak cukup, maka dalam hati kami tertawa. Namun yang keluar dari mulut kami hanya senyuman. Kami akan berkata tidak, bukan untuk membohongi kalian, tapi karena di mata kami kalian tetap paling indah!! Karena kami sebenarnya tidak mencari malaikat yang tanpa cela, atau bidadari yang paling cantik sedunia. Kami mempunyai peri kecil yang selalu ada di samping kami. Ya, itu adalah kalian… Mengertilah, sungguh, itu hanya karena kalian…

Ketika kalian berkata baik-baik saja, maka kami akan tersenyum dan berkata, “Ok, kalo ada apa-apa bilang ya”. Karena kami tidak ingin memaksa kalian mengatakan sesuatu yang tidak ingin kalian katakan pada kami, dan tanpa kalian minta kami akan bertanya pada sahabat kalian apakah kalian benar-benar baik-baik saja. Jika sahabat kalian tidak mau menceritakannya, maka kami tidak akan mencari tahu lagi. Karena kami berharap kalian cukup mempercayai kami untuk menceritakan semuanya… Bukan karena kami memaksa kalian. Sungguh, itu semua hanya karena kalian…

Dan ketika kalian membutuhkan kami, yakinlah bahwa kami akan selalu ada untuk kalian. Ketika kalian mengatakan “Tidak usah” pun, kami akan selalu ada di samping kalian. Karena kalian adalah orang yang kami sayangi, percayalah!! Sungguh, semua ini hanya karena kalian...

Jika kami sudah memilih kalian, maka yakinlah, kalian adalah peri kecil kami. Setidaknya itu yang kami pikirkan saat itu… Ketika kalian (mungkin tanpa kalian sadari) menyakiti hati kami dan meninggalkan kami, kami mungkin akan marah. Tapi itu hanya sesaat. Dan yang kalian harus tahu, ketika kami benar-benar telah memilih kalian untuk menemani kami, maka walaupun hubungan itu berakhir, separuh ruangan hati kami sudah kalian tulis menjadi ruangan kalian. Maka ketika kami mempunyai kekasih yang lain, maka mereka hanya akan mengisi ruang di sisi yang lain, datang dan pergi pada sisi itu. Ruangan kalian akan tetap kosong untuk kalian, ketika kalian kembali untuk kami...

Dan tolong jangan menilai kami setengah hati kalaupun kami salah dalam mengerti kalian, ya itu karna kami sadari kami tidak sempurna seperti harapan kalian. Namun semua yang kami lakukan tidak pernah setengah hati, semua itu tulus dan kami harapkan kalian mengerti kondisi kami disaat emosi yang hanya ada dipikiran kalian. Sungguh kami pun hanya ingin dianggap bukan karna kesalahan kami namun pengorbanan kami walaupun sulit bagi kalian kembali percaya pada kami namun semua itu tetap kami usahakan hanya demi kalian tolong sesaat mengerti bagaimana kami mati-matian menjaga hati serta cinta kami yang hanya untuk kalian dan semua itu tidak semudah yang kalian pikirkan. Kami punya hati punya nurani jadi saat kita memilih kalian berarti itu sepenuhnya dari lubuk hati kami...

Tapi tolong, jangan khianati kami dengan lelaki yang lain! Karena itu akan sangat menyakitkan untuk kami! Dan maaf, kami mungkin akan meninggalkan kalian selamanya namun meski demikian ada pria yang rela tersakiti dan berusaha keras bahkan mati-matian demi membuat hati kalian luluh kembali kepada kami walaupun kami tau itu tidak mungkin kalian kembali…

Terima kasih untuk mengerti kami :)



ini tulisan temen ku di fb, ngena banget buat cewek cewek yang sayang cowok :D

Selasa, 14 Februari 2012

pelajaran di pagi hari

pagi ini seperti biasanya ibu nggak bakal pernah berhenti untuk teriakin aku bangun sebelum aku turun dari kasur dan bantu ibu beres beres rumah, tapi entah kenapa setiap aku ada di rumah bawannya itu males ples maunya di ngertiin terus.
dann berkata lah ibu ku:
"kamu ini gadis kok nggak peka, liat ibu bapak nya udah bangun utak utik beberes rumah lha kok kamu cma tidduurr ajja.... "
"heeemm" jawab ku
"setiap pulang ke lampung mesti gini, dari tahun ketahun nggak ada perubahan, taun kemaren gini taun ini gini juga... kalo ibu nya ngomel terus di bilang cerewet, jauh jauh pulang d cerewetin doang di rumah" yaaaah kurang lebih seperti itu lah percakapan ibu di setiap paginya. mengingatkan anak gadisnya ini dengan sabar. agar dia sadar kelalaiannya, setelah si anak gadisnya sadar apa yang dia lakukna? hanya sedikit mengulet dari tidur-tidur ayamnya. di rumah nggak pengen banyak yang aku rubah. kalo perlu pas balik ke rumah aku kudu berangkat lagi ke SD ku dulu. yaaah memang rumah ini mengasyikan. penuh ketenangan dan kemalasan untuk waktu berliburku.
stelah beberapa saat, aku beranjak dari tempat tidur dan berniat untuk mandi pagi, mandi pagi hal yang jarang aku lakukan ketika berada di rumah. padahal daerah rumahku adalah daerah pantai yang kalo kalian tau.. panaasssnyyaaa HOH! tapi rumah ku yang sejuk bikin aku lupa kalo daerah sini adalah daerah pantai. hahahahhaaa #memang dasarnya malesan :P
hari ini memang bakal ada tamu, temen SMA yang lagi ada acara di daerah rumah ku. dari kemaren rempong banget anaknya mau ada acara di sini. memang sistem kekeluargaan yang di tanemin di sekolah ku dulu bikin kita temenan satu sama lain udah kaya kerabat deket. kebukti pas kemaren ketemu tu bocah gendut udah langsung nyambung ajja, kayak udah lama kenal. memang nggak sempet cerita banyak tapi nggak tau kenapa rasanya cukuptau buat ukuran kerabat. terus dia dateng kerumah tadi pagi, mau pamit pulang soal nya acara di sini udah selese. tadi nya janjian ketemu di toko tapi nggak jadi malah akhirnya ke rumah ada bapak sama aku. ngobrol ngobrol bentar sama bapak. jad kaku gitu bawaanya. terus bapak pamit mau ketoko dulu yaudah tinggal aku sama gendut, dia cerita banyak tentang hidup baru nya dia yang balik ke kampung halamannya itu. ia menurut kami para perantau balik ke kampung halaman sebelum sukses memang hal yang perlu sedikit di hindari.
dia mulai cerita in sebabnya yang bkin dia jadi ada di sini lagi. permintaan ayahnya yang mengharapkan si gembul untuk kuliah di sini, serta merta gembul nggak mau secara kalo disini dia harus mulai semua dari awal lagi dari nol, dalam pertemanan maupun dalam lingkungan sosialnya. yaaah setelah selesai percakapan itu nggak sampe dua jam. satu jam juga pakek buat ketawa ngobrol sana sini. dan aku mengerti apa yang di hadapi sodara baru ku itu. memang sulit bila di hadapi dengan keadaan dan situasi yang seperti itu, apalagi keinginan orang tua kan sebaiknya di taati.
ambil hikmah dari cerita si gembul bahwa percaya sama apa yang udah di kasih orangtua dan mungkin lebih banyak bersyukur yang bakal bikin kita bertahan di situasi yang kayak gmna pun. aku yakin bul kamu bisa lebih sukses ada di sini timbang kamu harus ngelanggar permintaan ortumu. bismillah ajja. kalo udah sukses jangan lupain sodara mu ini ya :D ahhahah sekian cerita di pagi ini.

manusia seni

sedikit cerita tentang manusia seni yang bikin aku sedikit berkarakter sekarang. dia si manusia seni yanga ku kenal kurang lebih tiga tahun yang lalu. teman SMA nya temen ku.

jadi gini, waktu itu aku masih tinggal di asrama kelas 1 sma rasanya pakek seragam putih abu abu itu kayak kita udah jadi remaja banget. terus temen aku yang dulu satu smp, dia maen ke asrama dan membawakan segudang cerita baru nya di sma yang berbeda. ia dia keluar dari sekolah ku yang berbasis sekolah 6 thn. dia melanjutkan jenjang sekolah nya di sekolah menengah seni cuma ada satu di kota budaya ini. karna selama ini kita meman hidup bersama si asrama dan hanya dengan satu jenis kelamin yang sama pula, menurutku cerita yang di bawakan teman ku itu menarik banget, asik, seru, kerasa banget atmosfer yang berbeda. terus aku minta kenalin sama salah satu temennya, karna memang basik hidup ku adalah makhluk sosial jadi wajar dong mnta kenalan sama siapa ajja yang mau kita kenal. terus temen aku bilang kalo mereka beda banget sama kita, oke aku terima setelah dia milih milih akhirnya aku dikenalin juga sama dia. ya dia si manusia seni yang pertama kali aku sms dia gara-gara mau minta tolong hal nggak penting -dan belakangan aku tau kalo menurut dia sms pertama ku itu ANEH -.-. aku minta tolong untuk nyariin no temen aku. padahal aku dapet no nya dia kan dari temen ku mosok ia aku sms dia untuk mnta no nya temen ku itu jga. hahaha memang sedikit aneh, ato malah aneh banget hahaha. terus setelah itu aku mulai cerita ini.
cuma lewat sms hal yang bisa bikin kita saling berhubungan waktu itu. mana posisi ku tinggal di asrama yang punya segudang peraturan gilanya. jadi aku di haramkan untuk bawa HP. akhirnya aku cuma beberapa kali aja smsan, paling kalo hari libur gitu. rasanya bangga banget bisa kenal dia. dengan kehidupan dia yang berbeda, sesuatu banget dia bisa gambar mewarnai dan sebagainya. terus ada facebook yang pertama kali ngeliatin dia ke aku. namanya masih nama petir, uniq tetep itu yang jadi kesan aku ke dia. dengan foto profil di ruang kelas dan dia yang sedang tidur menghadap meja. nggak tau kenapa amazing banget. kereeenn terus pakek degdegan.
memasuk tahun ke dua di SMA ku. aku semakin suka sama semua hal yang berbau seni. nggak tau aku jadi sedikit fanatik di taun ini. dan semakin berharap banyak dengan hubungan yang sebenernya memang biasa ajja pakek banget ini. masih cuma lewat sms dan sekarang di tambah dengan ceting facebook cara berhubungan kita. jadi sering banget mangkal di warnet waktu itu. ngelatin ada dia onlen nggak. kalo ia terus jadi lammmaaa banget onlennya. tapi mesti aku yang nyapa dia duluan. mesti aku juga yang sms dia duluan. setiap dia nanya balik tentang sejuta pertanyaan ku ke dia rasanya udah degdegan seharian. sejuta pertanyaan ku dengan satu balesan pertanyaan nya dia bikin aku semakin mikir yang nggak nggak. appa ajja yang berbau dia mesti aku seneng banget. jadi rajin banget datengin pameran pameran seni yang di adain di kota budaya ini. dengan harapan mungkin bisa ketemu dia secara nggak sengaja, semacam suratan takdir gitu. kebetulan banget taun itu memang lagi diadain sebuah perayaan besar di bidang seni. binale jogja. ato pada tahun itu di kenal dengan jogja jaming. rajin banget aku ngehadirin bagian dari setiap acara akbar itu. ngeliat sejuta hasil karya para seniman kota budaya ini. sempet ketemu butet kertarajasa juga sama ngeliat konsernya jogja hip hop
fundation. di tahun ini banyak banget yang berubah dari diri ku, jadi sedikit berkarakter, sedikit berseni mungkin. dan mulai merasa nyaman degan gaya ku yang seperti ini. jadi lebih tau tentang budaya yang ada di kota ini. jadi suka sama seni yang jelas.
tapi banyak di taun ini temen aku yang bilang kalo dia itu sebenernya cuma nganggep aku temen, dia itu nggak ada rasa sama aku. sampe waktu itu aku inget banget temen aku yang emmang tau cerita ni bilang "sadar dia itu nggak ngerespon kamu, dia itu notresponding" setelah di bilangin kayak gitu aku jadi sedikit merenungkan. apa ia ini yang sebenernya terjadi? apa ia dia sebenernya biasa aja sama aku? bukannya dia nganggep aku ada? bukannya dia juga ngerespon aku?? selama beberapa saat aku mulai memikirkan ini. tapi terus aku nggak berhenti disitu. sempet aku sampe bela-belain ujan ujanan ke sekolahnya dia buat ketemu dia doang. yaampun mungkin dia nggak pernah tau apa aja yang udah aku lakuin buat dia, apa ajja pengorbanannya. setiap malem, sebelum tidur aku pasti mikirin dia. di kelas pun pas ada waktu longgar mikirin dia nanyain di pikiran aku apa yang sedang dia lakukan di sana. dia mikirin aku nggak ya? untuk mikirin dia ajja aku udah degdegan banget bahagia banget.
memasuki tahun ketiga di masa SMA ku,. aku masih berharap sama dia, harapan kosong yang nggak mungkin terjadi itu terus ajja jadi opsesiku. sekarang semua temen aku tau kalo dia lah opsesiku. dan dia nggak akan pernah tau itu. mendekati ujian nasioal aku loskontek sama dia. lama banget sampe selese ujian aku coba cari dia. memang taun ini sms nggak berlaku buat hubungan ini, tapi lebih bnayak berperan ceting di fb. sampe aku punya waktu kusus buat ceting bareng dia. terus aku dapet no dia lagi. dan suatu hari, ada pameran seni yang diadain sama sekolah nya dia itu tugas akhir mereka, dan memang aku berencana untuk datang dan bertemu sama si manusia seni. udah dari jauh jauh hari aku siapin ini. buat ketemu dia . terus hari H, awalnya di bilang acaranya di tempat budaya ternyata di musium. karna salah tempat itu lah maka aku dateng nya ngaret. jam 9 aku sampe di tempat terus nyari temen smp aku itu. untuk pertama kalinya aku hadir di pameran seni yang di adain malem hari, rasanya salah tempat rasanya salah kostum. tapi seperti biasa temen ku nggak bisa di hubungin di waktu penting ini. akhirnya aku beraniin diri untuk nelpon dia, itu pun temen aku yang akhirnya ngomong. dan setelah berbincang beberapasaat.. #JENJEEENNGG!!! dia dateng buat nyamperin aku dan teman". rasanya langsung jadi patung lupa nafas lupa tanggal hari. untuk beberapa saat nggak inget kalo lagi ada di bumi. terus waktu terasa begitu cepat. dia nganterin aku ke tempat pameran nya dan tanpa banyak omong lalu selesai sudah pertemuan pertama itu.
banyak yang aku harepin dari dia. aku juga banyak nyeritain dia ke temen temen aku... nggak tau gimana caranya aku keluar dari lingkaran ini.

tapi itu dulu. sekarang aku berhasil keluar dari ikatan kuat itu. dengan jalan yang sulit pula. dia emang memepesona berkarismatik nggak jelek ngggak ganteng tapi punya aura yang nggak di miliki orang laen. *belakangan aku baru tau ternyata dia banyak penggemarnya.
kisah ku dan si manusia seni sudah cukup sampai disini dan sekarang dia melanjutkan nya bersama teman aku :D semoga kalian langgeng.

NB: ERYEZET -->

Senin, 13 Februari 2012

Kasih Ibu

__ __ ___ ___ ___ ___
{ 3 2 3 1 . 1 | 1> 6 1> 5 . | 6 5 4 3 1 2 | 3 5 93 2 . |
Ka sih I bu ke pa da be ta tak terhingga se pan jang ma sa
__ __ __ ___ ___ ___ __ ___ ___ ___
| 3 3 2 3 1 . 1 | 1> 1> 6 1> 5 . | 6 6 5 4 3 1 2 | 3 3 2 2 1 . }|
hanya memberi tak harap kembali bagai sangsurya menyi na ri du ni a
© 2012

harmonica :3
suatu masa yang pengen banget aku datengin lagi, yang pengen banget aku ulangin.
waktu SD
nggak tau knapa, banyak banget memori ku di waktu itu yang ilang. banyak buangeett aku lupain masa masa itu. tapi sekalinya ngena di memori terus jadi keinget terus jadi pengen balik lagi di masa itu.
Sekolah Dasar Negri 1 Way Urang

Sabtu, 11 Februari 2012

kucing kampung sialan!!!


minggu 12 februari 2012
SUCK!! pagi ini sialan banget!! udah dari malem mau tidur ajja pakek di omelin dulu sama ibu. WAT TEH ... ?!! pagi nya. di bangunin sama kucing kampung sialan!! sok imut banget sumpah. mana masuk kamar gw lewat jendela!!! NGGAK TAU ORANG NGATUK APPA WOII!!!!
pasrah gw tinggal tidur ajja tu kucing, malah dia ngeang ngeong di kamar !!! kampeereett!! akhirnya dengan kekuatan seadanya gw belain bangun buat buka pintu kamar biar dia KELUAR SECEPETNYA!!! terus si kucung itu keluar pakek le
nggak lenggok #dongkol banget!! pas nutup pintu kamar udah nggak kuat banget ni badan malah ambruk, trus ada bunyi "TAK!" waduhh langsung bangun. ngantuk langsung ilang. langsung cari-cari dari mana asal bunyi itu, dan ternyataaa... .... .. KACAMATA GW KEBELAH JADI DUA!!! kampereeett si kucing kampung sialan langsung ngedumel matimatian gw pagi itu. manyun bangte. AAARGH!! mana gw ngantuk. akhirnya gw putusin buat tidur sambil manyun biar betek nya juga tersalurkan. bangun bangun ibu udah teriak-teriak kayak biasanya. terus tau ada kacamata kebelah dua gitu tambah teriak teriaknya #yaammpuunn pagi gw rusak!!!!! ><
bayangin ajja lagi enak enak tidur gtu #tidur manyun, trus ibu masuk kamar teriak-teriak buat gw solat subuh, eehh
malah nemuin kacamata patah tambah teriak-teriak nanyain kook bisa patah?? tidur kacamatanya nggak di lepas? udah ibu bilang blaa bla bla blaaa.. -.- dan itu suck bgt!! degan mata yang masih tertutup gw jawab ajja "GARA GARA KUCING ITU!!" malah nambah jadi sekarang bapak gw ikutan nimbrung, nanya nanya juga padahal kan pada nggak tau peristiwa yang sebenernya malah ibu percaya banget kalo tu kacamata patah gara-gara gw nggak lepas tu kacamata pas tidur semalem. haddoohhh GW NGANTUK BANGET!! timbang mereka semakin menjadi. akhirnya gw putusin loncat dri tempat tidur terus ngeloyor ke kamar mandi solat subuh di kamar ibu. nggak seaman itu jga keadaannya pas gw solat subuh masih ajja si ibu ngedumel di dapurr -.- rerereee amppuunnn!! dan sialan nya lagi si kucing itu abis berak di ruang tengah rumah gw. ibu masih ngedumel ajja tuh sambil ngepel ruang tengah. gw jalan jojong ke kamar terus tidur. baru meremin mata lima menit mau lanjutin tidur biar ni kepala dinginan. "malah tidur lagi bangun. udah pagi ini bantu ibu masak jangan bla bla bla bla...." yaakk yaakk perfek banget pagi ini peerrfeekkk bgt sial nya!!! gw diem ajja pura-pura nggak denger *malah tadinya mau tutupin muka segala pakek bantal. tapi ternyata ibu masih mengharapkan kehadiran gw di dapur buat bantu".. gmna mau bantu-bantu mata ke dua gw rusak gtu. ya kagak bisa liat laahhh... #ngedumel sendiri kan gw!! nggak tahan ngedumel dumel sendiri akhirnya gw angkat tangan
"nggak bisa liat laaahh!!" kata gw
"ya kalo gtu bangun jangan tidur lagi" ibu gw bales
"PUSING!!" teriak gw dri kamar, yaammpuun bener-bener dehh pagi ini tuh apa bgt!!
"wooh malah njawap d bilang orangtua bla bla bla.." daaann tertidur lelap.
***
bangun bangun ibu udah dandan rapih bapak juga udah wangi siap mau kemana gitu ??, mbak imah yang biasa bantu nyetrika di rumah, yang jaga gw jga dulu pas masih kecil udah nyetrika ajja. terus gw keinget acara tadi pagi. haah pusing lagi. gw langsung berdoa biar selese udah kesialan di pagi ini. terus ibu bangunin gw bilang kalo mau di tinggal jadi suruh nungguin mbak imah sampe selese dan nggak boleh tidur lagi --a haaaaaaaaaa...oke gw nggak tidur tapi masih d kasur gulang guling nggak jelas #aslinga nahan biar mata nggak nutup lagi. trus bapak pulang dari nganter ibu, mbak imah balik selese nyetrikanya dan gw turun juga dari ranjang ciamik kado ultah gw yang k ... ke berapa gw lupak. terus gw cucimuka, makan pisang beberapa *ettdaaahh terus gw cari-cari alteko buat reparasi ni mata ke dua gw. ternyata nggak ada ... ...
"pak nggak ada alteko apa??" tanya gw k bapak
"nggak ada, buat apa?" tanya bapak gw balik
"mau nempelin kacamata laahhhhhh"
"emang bisa apa? yaudah di tempelin ajja" bapak gw jojong jawap nya
"yakan nggak ada lemnya paakkkkkkkk, nggak bisa keluar juga elit huuuu"
"ia bakap beli dulu" bereeeeeem bpak gw beli lem terus di elem deh tu mata gw.
sialannya elem alteko lampung nggak semahir lem alteko jogja. lamma bgt nggak nempel-nempel. mana meja yg gw pakek goyang" gtu jadi tu kacamata nggak bisa reket-reket. siaall!!!!! setelah beneran dikit gw tinggal tu kacamata. terus ngecek hp di kamar ada beberapa sms dri memet gw sma eva pas gw bales sms itu error error terus nggak bisa ke kirim, terus gw inget kalo ini hari minnggu dan paketan sms gw abissssss..... bagus banget kan minggu pagi gw?? akhirnya gw tinggal tu hp. gw muter-muter rumah ndiginin kepala.
***
terus bapak gw pamit mau kondagan
"pak beliin elit pulsa" rengek gw
"pulsa apa? ya nanti minta ibu ajja" kata bapak gw
"mash lama lah, sore. orang abisnya sekarang" bela gw
"yaudah lah nanti . bapak mau pergi ini" bapak gw nggak mau kalah
"ya elit nggak bisa keluar" jawab gw kesel
"lha kenapa nggak bisa?" tanya bpak gw DATAR
"NGGAK BISA LIAATT!!! tabrakin juga nih" teriak gw
malah bapak gw pergi ajja kondangan. nggak mikirin naisp gw yang tiba tiba jadi rabun GWIILA gara-gara kucing kampung sialan itu!!
kalian yang bermata normal mesti sulit bayangin hidup di dunia ini dengan pandangan yang horor rabun nggak jelas terus nggak fokus kalo liat sesuatu. itu lah penderitaan kami para pengguna gleses. tadi pagi udah takut banget nggak bisa ngapa-ngapain hari ini. soalnya gw memang paling takut buat ngelepas kacamata yang memang udah gede ni mins nya. dari ketakutan gw itu jadi uring-uringan sendiri. jadi mangkel, kesel sampe tadi rasanya ibu gw mau gw ajak tarung dangdut daahh!!
terus pas rumah udah kosong pikiran gw mulai tenang, bikin kopi deh. trus gw buka buka paci yang ada di ates kompor, mau liat pagi ini ibu gw masak apa. pas gw buka ternyta ada sesuatu yg nggak asing, karna efek kacamata itu gw deketin muka gw ke panci dan ternyata ibu gw masak kerang. mau nagis dehhh, so suit bgt ibu gw tu kerang makanan favorit gw di rumah dan dari kmren gw ngeriqwes ke ibu biar masakin kerang itu tapi nggak ada yng jual terus. tapi pagi ini IBU BERHASIL MENEMUKAN KERANG ENAK ITU hohoo.. jadi penutup cerita ini ... ...

"nahan emosi memang sulit banget, dan keinginan untuk selalu di menegrti adalah lumrah manusia. makanya kunci untuk ngehendel itu semua adalah kesabaran. dan inget Allah sendiri yang bilang "Allah bersama orang-orang yang sabar" jadi maafin elit ya ibu bapak :D"

Kamis, 09 Februari 2012

KALIANDA

yaahh yaahh masih dalam rangka liburan semeter pertama di hidup aku :D
hari ini jumat 10 februari 2012,
nggak sampe hati dulu aku bayangin bisa hidup di detik ini. seinget ku, aku cuma mbayangin besok sekolah di jogja.. smp kayak mas di asrama terus sma nya ikut mas juga. nggak sampe aku mbayangin hidup di dunia perkuliahan. alhamdulillah puji syukur aku panjatkan kepada allah S.W.T :D
pagi ini kayak pagi biasanya, bangun tidur dengan teriakan bapak ibu yang bersautan"banguuunn... bangguunn nduukk jam berapa inni banguunn....." awawawa terus bantu ibu di dapur dengan mata yang masih ketutup rapet #ngantuk banget. selese kegiatan dapur sempet tidur bentar nunggu ibu beres-beres mau pergi ke karang. abis itu nganterin ibu ke fajar, pakek motor gendut itu #sekupi astaga berraaaattttt --a hadeeh, ehh abis lagi bensinnya langsung ajja beli bensin. di suruh ibu beli 12rb padahal 10 rb ajja udah luber. karna aku anak yang patuh kepada orang tua lalu beli bensin 12rb di pom...... luuuubeeerrrr.. si gendut kayak dimandiin bensin tadi buakakakakaaa...
sedikit bereda kegiatan di pagi hari, ibu nyiapin makan buat anak barunya. kucing kampung yang sukanya ngapelin rumah biar di kasih makan. dari dulu ibu nggak terlalu suka sama h
ewan piaraan "ibu sih oke oke ajja kalo ada kucung, asal dia nggak berak ajja. kalo sampe berak ibu ussir dia!!" itu lah alesan kenapa ibu nggak terlalu suka sama hewan piaraan makane si kucing resek banget kalo udah jam nya makan dateng ke rumah meang meong, nempal nempel --a hiiiiiiy!! ><
pagi ini kota ku kalianda lampung selatan begitu terlihat cerah nya. matahari pagi dengan leluasa menerangi kota kecilku tanpa halangan awan sedikitpun. terlihat pemandangan gunung rajabasa yang begitu indahnya, silau .pagi ini silau. aku puter roda si gendut menuju kalinda bawah. cuma untuk mengecek keadaan kota ku. ternyata tidak banyak yang berubah, kangen ku pada kota ini beterbangan bersama hembusan angin yang menerpaku. muter dari fajar lurus ke arah pasar, dari pasar lurus ke sma islam belok, muter lewat karet lurus lewat rawa-rawa sampe turuan -tanjaka jembatan. rasanya udik baget kangen kotaku. dulu kemana-mana cuma ngandelin kaki. mau ke pasar naek kaki, sepulang sekolah maen ke rumah nya via di pasar naek ojek di bayari pulang jalan kaki. waktu SD kota ini terasa begitu besar. sekarang kota ini kabaikan kota kenangan. cuma liburan ajja bisa ke sini itu pun nggak mesti jalan-jalan.
iaa pagi ini aku lewati dengan muterin kota kecil ku.
di rumah segelas kopi kuracik berteman sepiring jajanan pasar yang di beli ibu. pagi yang indah. pagi yang bahagia. sampai sesuatu terjadi di twitter. bikin rame di bikin gaduh. nulis ku pun tertunda. menyelesaikan yang ada di twitter saat semua terselelsaikan ... bahan tulisan yang udah tersusun apik di jalan tadi buyar, terpecah berkeping-keping dan menghilang bersembunyi lalu bersemedi untuk mengumpulkannya kembali.

rumah? rumah tempat ku bermanja. mau seberapa pun tuanya diri ku nanti mau seberapa pun aku punya umur ibu dan bapak bakal terus anggep aku anak kecil yang harus terus di jaga dalam setiap gerak nya. nggak pernah berkurang rasa sayang itu. malah semakin bertambah dengan semakin hormatnya kita kepada orang tua. ibu lah malaikat penjaga kita di dunia. jagalah dia selagi kita bisa selagi dia masih ada di dekat kita. jangan mau menyesal dengan waktu.
liburan kali ini ada yang berbeda. keadaan ku berbeda. tak seperti biasanya. aku yang selama ini ber titel "ndoro ayu denok deblong moblong-moblong" -ibu ku sepertinya harus segera berubah menjadi "asisten bos besar". iaaa meski ibu tetep memperlalukan aku seperti den ayu denok deblong moblong-moblong nya tapi nggak mungkin dengan keadaan umur yang bertambah kemampuan yang bertambah serta bertambahnya berat badan ku. aku melihat ibu yang bekerja di dapur lalu aku hanya diam pura-pura tak tahu. ANAK MACAM APA AKU?!! soo? banyak yang harus aku ubah dari tingkah ku yang dulu dan sekarang. memang enak jadi anak ibu dan bapak. mereka nggak ngengkang aku dengan sejuta aturan yang harus di taatin, tapi mereka memeberi kebebasan dalam aku ber kehidupan. asal tau diri tau tata tau sikon dan bisa menempatkan diri.
rumah ini rumah tempat aku di besarkan diajari tata kehidupan yang dasar. tempat pertama kali aku mnegucap kuruf "r". tempat berantem paling pas buat aku dan mas. tempat n
angis yang nggak bakal malu-maluin #pernah nagis di depan kaca, cuma di rumah ini. rumah yang bakal nunggu aku pulang. meskipun isi rumah ini berganti, di ganti dengan perabotan baru. tapi wangi rumah ini, aura rumah ini.. ngangenin banget #guling-guling di lantai.
di kota ini. kota masa kecil ku. ada nenek yang besarin aku. nek imah, anak nya mbak imah. sama sama nama nya. cantik. nenek juga yang banyak bantu aku di sini. dulu waktu SD ibu bapak yang profesinya guru sering nginggalin aku di rumah sendirian, sedangkan aku dari kecil tipikal orang yang takut setan takut sendiri. jadi setiap aku pulang sekolah aku pasti langsung ketempat nenek. maen disana tidur si sana makan di sana. aahh masa kecil itu.. nenek banyak ngajarin tentang kehidupan.. nilai kesederhanann yang mahal harganya di berikan dengan cuma-cuma. di tanamkan di hati. nilai kekeluargaan yang berhagra pun di tularin dengan gampangnya. udah dianggep cucu sendiri aku sama mas disana. pertama kali yang makein aku celak ya nenek. yang ngajarin aku masak maskan ya nenek yang bantu bikinin kasur buat boneka berbiku ya nenek. nenek juga yang belain aku kalo ada yang nakalin. nenek banyak kasih tau aku tentang paitnya dunia. dan nggak selamanya dunia ini enak terus.
kota kecil ku juga lah yang mengenalkan ku pada seorang sahabat pertama ku. sahabat SD yang sudah lama menghilang lalu kita di pertemukan kembali di bangku perkuliahan. dia banyak mengajari apa arti sahabat yang baik bagaimana cara berteman dengan baik, cara berbagi, cara saling mengerti. nova nurlia sahabat SD ku, udah ada 6 tahun kita di pisahkan oleh jarak dan waktu, berganti teman dan suasana. tapi saat kita di pertemukan pertemanan kita tak ubah seperti dulu. :D nova masih kenal aku. masih mau temenan sama aku, meski tet
ap harus ada yang berubah dari kita.
kota kecil ku juga yang buat aku banyak belajar tentang sedikit cinta. hahaha lucu deh kalo inget hari itu. nggak banyak orang tau tentang cerita ku ini. mau aku ceritain juga aku yang bakal malu sendiri. bocah itu yang bikin aku banyak belajar. bocah itu yang bisa buat aku kuat juga sampe sekarang. mungkin karma, mungkin sedikit trauma juga.
masa SD yang penuh kenangan di kota kecil ku. dengan model gep-gepan kita bergaul dengan setrata sosial yang begitu kerasa. kelas ku yang ada di tengah banyak bikin aku belajar tentang kelas atas dan bawah. inget banget pas jubaidah temen kelas aku di kelas6, anak kurang mampu yang tinggal di rumah gubuk pinggir jalan raya. waktu itu dia sedang berulang tahun. karna keadaan sepatu nya yang sudah koyak termakan waktu, membuat aku dan teman" berencana untuk mengado dia sepatu saat ulang tahun nya besok. ngumpuling uang Rp.15 rbu inget banget itu sepatu warna biru dongker. jubaidah sampe nangis waktu kita ngasih k dia bareng"...
di kota kecil ku ini ku lalui masa kanak-kanak ku. di kota ini pula ku tinggalkan banyak kenangan masa kecil. bersama teman-teman kecil ku. bersama masa-masa bahagiaku. just do what i can!! nggak banyak perinsip yang aku pakek waktu itu. jalanin hari-hari dengan berbagai kegiatan kanak-kanak di kota kecil ini. layang-layang tertiup angin di atas sana. bungi dentuman biji kelereng yang aku mainkan. teriakan kecil bocah-bocah bermain.. masa-masa itu.. tak bisa ku ulang lagi. hanya aku kenang di memori dan hanya bisa aku bagi kepada semua orang.
ini lah kota kecil ku. ibukota kabuparen lampung selatan kalianda.
hari ini banyak Allah kaish liat kekuasannya. kotaku cerah dengan terik matahari yang membakar kulit. pemandangan gunung rajabasa pun terlihat begitu jelas. saat sen

ja datang terlihat jelas rona mega yang begitu indah. jinga. warna orange kebiruan yang di lukis Allah di langit nya yang luas. berdecak kagum. maha besar Allah tuhan semesta alam. bunyi deburan ombak tanda pasang nya laut menutup hari indah ini.
kota kecilku -kalianda lampung selatan

sebuah pantai di kota kecil ku --->